Kajian PKS Pancoran : Memasyarakatkan Sunnah di Tengah Kota Metropolitan

Spread the love

ArO--Owd6vTf-jbj0azWdHVxtpEzENU7fv-tUvnTu5h3

Prof. Muhammad Ali selaku Associate Professor University of California, Riverside, Amerika, pernah mengatakan bahwa kota dapat dikatakan Islami atau tidak, terlihat dari nilai-nilai yang dikandungnya dalam sebuah kota tersebut. Nilai-nilai Islam yang salah satunya terkandung di dalam ajaran – ajaran Sunnah Rasulullah memiliki nilai yang bisa diterapkan secara universal. Kota-kota di Indonesia secara fisik sudah bisa dikatakan sebagai kota Islami, namun belum sempurna. Penyebabnya adalah karena nilai-nilai Islam yang diajarkan belum dilaksanakan dengan baik. Masih banyak kota yang kotor, tidak tertib, tidak aman, pejabatnya korupsi, orang-orang tidak mengamalkan agamanya, sehingga belum bisa dikatakan kota Islami sempurna.

Hal inilah yang mendorong DPC PKS Pancoran menyelenggarakan kajian bagi para kadernya tentang pentingnya mengaplikasikan sunnah di tengah arus kota metropolitan. Selasa (12/1) puluhan kader PKS Pancoran mendengarkan seksama paparan tentang strategi pengaplikasian sunnah di tengah masyarakat yang disampaikan oleh Ustadz Syahroni.  Acara berlangsung dari jam 8 malam sampai jam 10 malam, acara ini dihadiri juga oleh ketua DPC PKS Pancoran, Bang Erik. Dalam sambutannya Bang Erik mengatakan, “ Penting memasyarakatkan sunnah Rasulullah SAW. Melaksanakan sunnah secara menyeluruh akan bisa menjadikan ummat ini menjadi rahmat bagi seluruh alam, rahmat bangi Bangsa ini.”

Masyarakat yang warganya melaksanakan sunnah – sunnah Rasulullah harusnya mampu membuat perubahan besar di wilayahnya. Mereka mayoritas harusnya bisa membawa stabilitas, keamanan dan ketenangan. Lingkungan masyarakatnya harus mampu menekan angka peredaran narkoba dan kejahatan di wilayahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *