Ibu Hebat dan Tangguh yang Bertahan di Masa Sulit Pandemi

Spread the love

Oleh Ibu Asmara Dewi (Ketua BPKK PKS Jaksel)

Saat mendekati Hari Ibu, kami di Bidang Perempuan PKS Jakarta Selatan menghormati kekuatan dan ketahanan semua orang yang menjadi ibu bagi anak-anaknya melewati masa – masa pandemi ini.

Banyak dari kita yang berjuang untuk menemukan keadaan new normal di tengah pandemi COVID-19. Para orang tua, khususnya Ibu secara khusus ditantang, tidak hanya untuk menemukan keadaan normal bagi diri mereka sendiri, tetapi juga untuk memberikan stabilitas bagi anak-anak mereka.

Sambil merawat anak-anak di rumah, para Ibu menjalani lingkungan yang semakin kacau. Setiap anggota keluarga, yang dulu sering hidup terpisah, kini dipaksa untuk menjalin hubungan dan bekerja, belajar, dan bermain di tempat yang sama.

 

Beban Baru bagi Para Ibu

Ada banyak tekanan dalam rumah tangga, dan itu jatuh sangat berat ke pundak wanita dan ibu. Di seluruh dunia, bahkan sebelum pandemi melanda, wanita sudah melakukan lebih banyak pekerjaan rumah dan pengasuhan anak, mereka memiliki lebih sedikit waktu luang dibandingkan suami atau ayah. Mereka adalah pengelola rumah tangga yang selalu memutar otak membuat perencanaan, antisipasi, pengorganisasian. Dan, kondisi seperti inilah yang membuat mereka jauh merasa terganggu karena hadirnya virus corona.

Kami mendengar dari banyak keluarga bagaimana mereka membuat keputusan yang sulit tentang bagaimana membagi tenaga di rumah. Seperti perawat (petugas medis) yang mendirikan tenda di garasi demi tidak kontak dengan keluarganya untuk melindungi keluarganya. Pegawai toko kelontong yang mencari seseorang untuk mau mengasuh anak-anak mereka sehingga mereka tidak kehilangan satu-satunya mata pencaharian yang dimiliki keluarga mereka. Mereka yang hanya mampu mengatur shift pengasuhan anak bergantian dengan home-schooling untuk anak mereka.

Sekolah yang tertutup dan isolasi membuat kehidupan orang tua jauh lebih sulit. Namun, meskipun banyak kesulitan dan tantangan, para ibu tidak ragu-ragu, mereka menyatukan keluarga dengan cara baru dan luar biasa. Memenuhi rumah dengan cinta dan kenyamanan, memeluk anak kecil di bawah selimut, membuat kue, membaca cerita, membalut luka, dan bermain game.

 

Mari Menghormati Para Ibu

Para Ibu baru yang menjalani masa kehamilan, persalinan, dan nifas dengan cara baru, seringkali tanpa ditemani ibu mereka sendiri.

Para ibu yang kehilangan pekerjaan dan mengalami kesulitan yang ekstrim dalam menjaga anak-anak mereka untuk tetap bisa makan dan tetap di rumah mereka.

Para ibu yang merawat anak-anak mereka dan anggota keluarga lanjut usia atau penyandang cacat pada saat yang sama, tanpa dukungan tambahan.

Para ibu yang kehilangan anggota keluarganya karena COVID-19.

Kami melihat para Ibu hebat berjuang, kami menghormati para Ibu kuat dan penyabar, kami sangat berterima kasih kepada semua ibu – ibu kami. Bahkan saat Ibu menghadapi pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya, Ibu menunjukkan kepada kami bahwa melalui kesulitan, Ibu masih membangun masa depan yang lebih cerah untuk keluarga Ibu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *