Saudaraku... Semoga Allah swt memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap tegar menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan yang akan kita hadapi di sini.
|
Default Web Anda | Update: |
PKS-Jaksel.or.id |
|
![]() |
|
|
|
|||
|
Kamis, 11 Maret 2010 @ 10:31 |
|||
Jl. Cilandak KKO Raya No. 17 Kelurahan Cilandak Timur
Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560 Telp: +6221-780-1-870 E: redaksi[at]pks-jaksel.or.id albatani19:01:42 - 10.03.2010 ningsih11:16:50 - 09.03.2010 isbullah4:05:14 - 08.03.2010 herman21:43:10 - 28.02.2010 ummusyahidah23:46:23 - 23.02.2010 |
![]() Topik: TaushiyahItem baru yang dipublikasikan dalam topik ini adalah berikut ini.
Senin, 15 Februari 2010 (134 Dibaca)
Saudaraku... Semoga Allah swt memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap tegar menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan yang akan kita hadapi di sini.
Senin, 27 April 2009 (521 Dibaca)
PKS Jaksel: Konsentrasi orang 'Arif adalah puji-pujian kepada Allah sedangkan
konsentrasi orang Zuhud (zahid) adalah doa. Sebab perhatian orang Arif
itu tertuju kepada (keridhaan) Rabbnya dan perhatian orang Zuhud itu
tertuju kepada (keshalihan) dirinya.
Kamis, 23 April 2009 (488 Dibaca)
PKS Jaksel: Umar Al Faruq RA. pernah berkata, "Kala kita tidak mampu mengalahkan
musuh dengan ketaatan kita niscaya mereka mengalahkan kita dengan
kekuatan mereka."
Senin, 06 April 2009 (349 Dibaca)
PKS Jaksel: Suatu hari, di hadapan panglima Rustum. Para penasehat Panglima Rustum telah membuat gapura pendek. Tujuannya jelas, agar panglima Muslim, Ribi bin Amir terpaksa
menghadap kepada Rustum dengan cara membungkuk. Ini cara lain untuk
membuat kehinaan. Namun, apa yang membuat Ribi bin Amir tidak langsung
saja maju ke hadapan Panglima Rustum dengan membungkukkan kepala? Hanya
dalam hitungan detik, Ribi memutar tubuhnya dan membungkuk. Akibatnya
sangat fatal bagi sang Rustum. Ribi bin Amir telah datang dengan
benar-benar membungkuk, namun mendahulukan belakang tubuhnya.
Rabu, 25 Maret 2009 (344 Dibaca)
PKS Jaksel: Mereka yang berhasil dalam tarbiyah dzatiyah akan tampil sebagai manusia yang jujur, ikhlas dan merdeka. Karenanya, “Hindarilah bergincu dengan ilmu sebagaimana engkau menghindari ujub (kagum diri) dengan amal. Jangan pula engkau meyakini bahwa aspek batin dari adab dapat diruntuhkan oleh sisi zahir dari ilmu. Taatilah Allah dalam menentang manusia dan jangan taati manusia dalam menentang Allah. Jangan simpan sediktipun potensimu dari Allah dan jangan restui suatu amal kepada Allah yang bersumber dari nafsumu. Berdirilah dihadapan-Nya dalam shalatmu secara total.”
|
||
| Yang Online: Ada 8 user yg belum daftar dan 0 user terdaftar |
Redaksi: redaksi at pks-jaksel.or.id - Webmaster: webmaster at pks-jaksel.or.id |