|
Default Web Anda | Update: |
PKS-Jaksel.or.id |
|
![]() |
|
|
|
|||
|
Sabtu, 04 September 2010 @ 07:23 |
|||
Jl. Cilandak KKO Raya No. 17 Kelurahan Cilandak Timur
Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560 Telp: +6221-780-1-870 E: redaksi[at]pks-jaksel.or.id |
![]() Topik: KeluargaItem baru yang dipublikasikan dalam topik ini adalah berikut ini.
Rabu, 04 Maret 2009 (548 Dibaca)
PKS Jaksel: Masyarakat Islam bagaikan bangunan kokoh. Usrah (keluarga)
bukan saja sebagai sendi terpenting dalam bangunan tersebut, tetapi
juga menjadi unsur pokok bagi eksistensi umat Islam secara keseluruhan.
Oleh sebab itu, agama Islam memberikan perhatian khusus masalah
pembentukan keluarga ini.
Jum'at, 23 Januari 2009 (600 Dibaca)
PKS Jaksel: Nabi Muhammad dan Khadijah adalah bukti paling baik yang bisa diambil. Bayangkan, meski usia Khadijah hampir dua kali suaminya, ia tetap menjadi istri paling dicintai, dikenang dan tak tergantikan. Bahkan, meski setelah Khadijah meninggal dan Nabi menikah dengan banyak perempuan termasuk ‘Aisyah yang cantik, muda belia dan… perawan. Begitu cintanya, Nabi masih tetap menjalin hubungan dan sering membagi hadiah kepada orang-orang dekat almarhum istrinya.
Minggu, 11 Januari 2009 (808 Dibaca)
PKS Jaksel: Persoalan jodoh setiap orang hendaknya sungguh-sungguh, baik laki-laki
maupun perempuan harus proaktif dan selektif. Tidak ada dikotomi bahwa
laki-laki harus mencari dan perempuan harus menunggu.
Jum'at, 18 Januari 2008 (572 Dibaca)
PKS-Jaksel: Di tengah ragam asumsi yang memikulkan tanggung jawab pendidikan anak pada pundak sang ibu, adalah penting bagi kita untuk merenungkan kembali bagaimana seharusnya sentuhan pendidikan sang ayah terhadap anak-anak. Karena ternyata sejarah hidup para ulama besar, para salafushalih, umumnya dilatarbelakangi sentuhan pendidikan yang diberikan ayahnya. Bahkan di dalam Al Qur'an, tak satupun dialog antara anak dan orangtua mewakili ibu. Yang ada justru dialog anak dengan sang ayah, hatta dalam kisah seorang Nabi yang sejak kecil diasuh oleh ibunya, yakni Nabi Ismail alaihissalam.
Senin, 09 Juli 2007 (649 Dibaca)
PKS-Jaksel: Saatnya bagi para orang tua untuk berpikir kembali dalam menggunakan kata *Jangan bicara dengan orang asing* . Pertama, siapa yang disebut orang asing? Petugas pemadam kebakaran adalah orang asing, tetangga kita juga mungkin orang asing, penjaga toko juga orang asing dan anda sendiripun adalah orang asing bagi anak-anak lain. Akan tetapi petugas pemadam kebakaran, tetangga, penjaga toko atau anda sekalipun pasti akan berupaya membantu saat ada anak yang terluka, tertinggal orang tua (di pertokoan) atau ketakutan. |
||
| Yang Online: Ada 10 user yg belum daftar dan 0 user terdaftar |
Redaksi: redaksi at pks-jaksel.or.id - Webmaster: webmaster at pks-jaksel.or.id |