 Naskah Terbaru
 Sekretariat
Jl. Cilandak KKO Raya No. 17 Kelurahan Cilandak Timur
Kecamatan Pasar Minggu
Jakarta Selatan 12560
Telp: +6221-780-1-870
E: redaksi[at]pks-jaksel.or.id
 User Terakhir Online
|
|
|
 |
|
PKS Jaksel : DPC PKS Mampang Prapatan menggelar acara Lailatul Khatibah di Masjid IBI, Kemang (16-17 Januari 2010). Acara yang berlangsung mulai pukul 19.30 sampai 05.30 tersebut dihadiri tidak kurang 80 peserta ikhwan. Ustadz. Cahyadi Takariawan dan DR. Amir Faisol Fath didaulat menjadi pembicara yang dibagi dalam dua sesi. sesi pertama mulai pukul 19.30-22.00 dan sesi kedua pukul 03.00-04.30 keesokan harinya. Kedua pembicara mengemas tausyiah yang didasarkan pada tema acara yaitu “Persiapan Menyongsong Mihwar Daulah”
Sesi pertama diisi oleh Ustdz. Cahyadi. Sejak tahun 2005-2010 beliau diamanahkan DPP untuk menangani wilayah dakwah Sulawesi. Dalam tausyiahnya, beliau lebih banyak menceritakan tentang pengalaman dakwahnya di Sulawesi. Permasalahan kondisi alam Sulawesi dan semangat kader di sana menjadi topik pembicaraan saat itu. Para kader disana, menurut beliau, mempunyai semangat dakwah yang tinggi, walaupun fasilitas kurang.
“Makanya saya sarankan kalau ada kader yang tidak semangat, ajak dia jalan-jalan, keliling daerah, Insya Allah semangatnya akan menyala-nyala” begitu paparnya.
Dalam kaitannya dengan mihwar dakwah, beliau mengatakan dalam setiap mihwar yang semakin lama semakin terbuka, maka semakin banyak pula tantangannya. Oleh karena itu dibutuhkan persiapan yang matang dan mental yang tangguh. Disamping itu beliau menekankan bahwa adanya mihwar-mihwar dakwah adalah untuk mengatasi “kejenuhan” dalam berdakwah, disamping memang sudah ketetapan jamaah. Terakhir, beliau berpesan agar selalu berkontribusi terhadap dakwah di setiap mihwarnya baik saat seseorang sudah menjadi “sesuatu” ataupun belum menjadi “sesuatu
Sedangkan DR. Amir Faisol Fath yang mengisi sesi kedua, menekankan pada hal bagaimana memaksimalkan kinerja dakwah menyongsong mihwar daulah. Beliau mencontohkan bagaimana para pemuda kahfi yang sudah maksimal berdakwah, walaupun harus berlindung di dalam gua. Hingga Allah SWT menidurkan mereka di gua selama 309 tahun
Acara ditutup dengan shalat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan pembacaan Almatsurat. (Andy Sarwani)
Kirim ke rekan

| Cetak naskah ini
|
|
| Kader Yang Tidak Semangat, Ajak Jalan-Jalan | Log-in atau daftar username baru | 0 Komentar |
|
| Komentar adalah pernyataan yang dibuat oleh seseorang dari postingnya. Hal tersebut tidak harus mencerminkan opini dari situs ini. |
|